Archive for September, 2008
pemilu 2009..
saat ini kita melihat banyak calon presiden dengan tidak malunya bertaburan memamerkan siapa yang memiliki pendukung terbanyak. para calon2 itu tidak segan mengeluarkan biaya kampanye untuk modal jadi presiden. “jika kita ibaratkan jabatan presiden itu adalahsebuah pekerjaan dan hanyalah social contract
belaka maka akan ada indikasi dia nanti akan mengatakan ‘baiklah, saya sudah mengeluarkan modal 5 miliar rupiah untuk kampanye, membayar si ini, si itu. saya akan melakukan tugas saya sebagai presiden tentunta bersama masyarakat Indonesia. saya tidak akan korupsi dan mengambil keuntungan atas jabatan saya.. paling tidak ijinkan saya untuk balik modal dulu lah…’ waw.. benarkah ini yang terjadi??
akan lebih baik jika calon adalah seorang yang cerdas dan berpotensi namun dia tidak usah repot2 kampanye dan mencalonkan diri.. namun rakyat yang mencalonkan dan memilihnya.. tidak ada modal yang keluar dari rekeningnya.. tidak akan ada fitnah.. modal satu2nya adalah aspirasi dan kepercayaan masyarakat dan saat itu sudah terjadi maka pemimpin itu akan berkata ‘saya bukanlah yang terbaik dari kalian semua, namun ini adalah kepercayaan.. saya tidak akan membiarkan modal saya menjadi presiden hangus begitu saja.. harus balik modal.. dan satu2nya modal saya menjadi presiden adalah amanah masyarakat Indonesia.. saya akan membayarnya kembali pada masyarakat Indonesia dengan berusaha
melakukan tugas dengan baik dan bertanggung jawab.. semoga jabatan ini tidak membuatpenyesalan di hari kiamat nanti…’ nah yang begini ini yang kita butuhkan!!!
1. Dari Abu Dzar ra dia berkata, “saya katakan kepada Rasulullah, ‘Apakah engkau tidak akan menempatkan saya pada jabatan tertentu?’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya engkau lemah sementara jabatan itu adalah amanah, di hari kiamat dia akan mendatangi penyesalan dan kerugian, kecuali bagi mereka yang menunaikannya dengan baikdan melaksanakan apa yang menjadi kewajiban atas dirinya’ (HR Muslim)
2. Dari Abu Musa ra dia berkata, “Aku masuk menemui Rasulullah saw dengan ditemani oleh dua orang dari bani ami. salah seorang dari mereka berkata, “Wahai Rasulullah, jadikan kami sebagai pemimpin untuk orang-orang yang berada di bawah kepemimpinanmu.” Yang kedua juga mengatakan demikian. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Demi Allah, sesungguhnya kami tidak akan memberikan jabatan ini kepada seseorang yang memintanya, tidak pula kepada orang yang sangat berambisi untuk mendapatkannya” (HR Muslim)
saya sendiri mengurungkan niat menjadi seorang presiden RI.. saya takut atas pertanggungjawabannya.. bukan apa2.. dulu saya bercita2 bahkan hampir obsesi menjadi presiden kelak.. namun.. setelah banyak berfikir saya harus mulai memimpin diri sendiri yang masih kacau balau.. hehehe… hidup Indonesia!!
apa yang anda tahu tentang pisang?
bukan banana republik, atau banana beach.. pasti anda tahu kan pisang?? warnanya pada umumnya kuning dan ada juga yang hijau.. kebetulan saya penggila pisang, apalagi warnanya kuning.. dari segi fisik, pisang memang menarik.. (eeuh.. tolong singkirkan pikiran kotor anda yah.. saya bukan membahas tentang “pisang” yang lain). pisang pertama kali ditemukan di wilayah malaysia.. dari malaysia bibit pisang sampai di India.. kalau tidak salah pada 327 SM Alexandre the great juga sempat mencicipi buah kuning yang jatuh menimpa kepalanya itu. karena rasanya yang unik, Alexandre the great membawanya ke Eropa dan dari situ dunia barat mengenal pisang..
menarik bukan??
eiits, belum selesai. bukan hanya sejarahnya yang menarik, tapi manfaat dari pisang itu sendiri pasti membuat anda amaze! haha semoga saya tidak berlebihan..
bagi anda yang memiliki masalah tekanan darah tinggi atau rendah, depresi, grogi di saat2 tertentu, kurang darah, stres.. selamat, anda telah menemukan jalan keluar yang paling menyenangkan.. makan pisang! tidak hanya itu, jika anda mengalami demam, pisang dapat membantu mengontrol suhu badan anda.
for ladies! pasti menyebalkan saat tersadar bahwa tadi malam badan anda habis digigit nyamuk.. bentol-bentol merah dan kadang iritasi.. mau tau caranya menghilangkan bekas gigitan dan iritasi itu?? ambil pisang, kupas, trus makanlah pisang itu.. eeits, jangan buang kulit pisang pada tempatnya (bukan berarti anda diminta untuk membuang sampah sembarangan) kulit pisang tadi masih mempunyai kegunaan lain.. menghilangkan bekas gigitan dan iritasi karena gigitan nyamuk. ampil kulitnya lalu oleskan ke kulit dengan bagian dalam kulit pisang tersebut.. dijamin halal dan tanpa efek samping..
kalau saya bersyukur suka sekali pisang.. hehe..
untuk mengetahui informasi lebih lengkap tentang kegunaan pisang silahkan kunjungi website ini www.banana.com
hitler = Homo?
haaha, it’s all began in a sleepy sunday morning.. September 7th 2008.. actually i really didn’t want to discussed about this.. that morning i had a chat with my collegue friend, wirya.. we talked about our plan for minor thesis.. really helpful by its another word i’ve got the brightening ball lamp! about mine.. i think must start with more basic subject matter.. more spesifically, as it is a minor thesis.. maybe start with the concept of globalization and its impact to international relations.. huehue..
wirya’s is another brilliant phillosopy.. he said that his topic for his minor thesis is “kenapa harus berbohong? kajian terhadap legitimasi yang diberikan AS pada rakyatnta saat invasi ke Irak (2003)” let me translate it into english.. “why (they) have to lie? a study to US legitimate for its citizen when invasion to Iraq (2003)” for me it’s such an interesting topic.. haha.. “we are very sorry about the miss information.. there are no mass destruction weapons in Iraq” pathetic words from United States.. (you can read about it compeletly in my another post at http://renoadrian.wordpress.com/2008/06/12/world-vs-terrorism-or-west-vs-islam/
then we reach the best topic.. wirya ask me “do you believe, if i say that hitler is a gay?”..
bwahahahahahahaha!!! “is it one kind of your joke or something?” i said to myself. then i reply him by said.. “i believe it. we can realize it from his weird mustache .. but he really did has a wife”
wirya said that it’s just a camuflage (am i write it correctly?) like NY’s governor.. hmm.. interesting.. then wirya give a couple of explanation about it..
“Jews and Gipsy were killed not because ethnic or religion matters, it all because they anti-homo (anti-gay)”
“another fun fact, all of the soldier in SS is a men with tight suits.” hahahaha.. undebate!!
waw.. schocking my day from the early morning.. hahaha.. besides, i have my own opinion about hitler..
i think hitler is a Jew.. he is one of the volunter of zionism.. when the jew is under force, then they can go back to their homeland in Gazza.. Jerussalem.. haha.. one of highest conspiracy on earth maybe.. so the european or West wouldn’t disscus about it again.. just keep the secret carefully.. stop talking!
hahaha
that is my opinion.. peace!
Environmental Security – Perubahan iklim dan Indonesia
I.Definisi Keamanan
Sebelum memulai semuanya, sebaiknya kita mengetahui lebih lanjut apa sebenarnya definisi dari keamanan. Lalu apa hubungannya antara keamanan dan lingkungan.
Pada masa sebelum PD2 konsep keamanan hanya mengacu pada kekuatan militer. Pada saat itu manusia masih melihat bahwa ancaman datang dari Negara atau bangsa yang memiliki kekuatan militer terkuat. Namun, pasca PD2 konsep keamanan mengalami pengembangan arti. Ancaman tidak hanya dari kekuatan militer tapi juga datang dari sector ekonomi, budaya, iptek, social, kesehatan, lingkungan, dll.
Pada tahun 1977, Lester R. Brown dari institute WorldWatch menyatakan bahwa pengurangan sumber daya alam dan degradasi lingkungan adalah isu global yang sangat penting untuk diperhatikan dan telah mendefinisikan kembali arti dari keamanan nasional.[1]
Pendapat Brown di atas secara tidak langsung memberitahu kita bahwa konsep keamanan telah mengalami perkembangan arti. Saat ini kita tidak hanya diancam oleh kekuatan militer. Semua sekarang menjadi lebih kompleks.
II.Menghubungkan Keamanan dan Lingkungan
Mengapa perubahan lingkungan dapat menjadi konsep atau kajian yang disatukan dengan keamanan, telah saya jelaskan di atas. Banyak peristiwa khususnya mengenai perubahan iklim yang telah menjadi permasalah global. Tadinya manusia berpikir bahwa jika daerah Jakarta saja yang mengalami polusi maka itu adalah resiko masyarakat Jakarta saja, namun tidak begitu. Keadaan tidak ramah lingkungan yang terjadi di Jakarta telah merusak lingkungan. Lingkungan sendiri adalah unsure yang abstrak. Lingkungan adalah sebuah dimensi ruang yang kita tinggal dan hidup di dalamnya. Tentu saja jika terjadi kerusakan di dalamnya maka seluruh mausia yang hidup di dalamnya akan terkena dampaknya. Jadi tidak hanya Jakarta, tapi dunia. Tidak heran saat terjadi banyak penebangan liar di hutan Indonesia pihak yang paling agresif melawannya bukanlah masyarakat Indonesia, tapi masyarakat internasional yang peduli dengan alam –biasanya NGO’s yang berurusan dengan pelestarian alam.
Jika Barry Buzan mengatakan bahwa sangat sulit mendefinisikan keamanan dengan alasan bahwa keamanan itu relative, keamanan untuk siapa, siapa yang merasa terancam? Seperti analoginya tentang keamanan dan ancaman itu relative, ada komet yang jatuh ke bumi namun yang menganggap hal tersebut ancaman adalah orang-orang yang tinggal di daerah jatuhnya komet itu. Seorang petani yang melihatnya dari kejauhan mungkin malah akan menganggapnya sebagai hiburan semata di langit.
Keamanan lingkungan bagi saya telah menepis anggapan itu. Ancaman dari perubahan iklim ternyata mengancam kita semua. Pada awalnya orang-orang liberal-kapitalis hanya mencari keuntungan sebesar-besarnya dang menganggap bahwa kerusakan lingkungan hanyalah resiko dari kemajuan dunia.
Berbeda dengan kaum kapitalis-environmentalist yang menyatakan bahwa keuntungan sebesar-besarnya adalah tidak hanya mendapatkan keuntungan secara ekonomi tapi juga memberikan keuntungan sebesar-besarnya kepada lingkungan.[2] Contoh dari gerakan ini adalah dengan banyaknya perusahaan yang semakin perduli dengan alam dan lingkungan; carefour dengan kebijakannya menggunakan satu tas plastik besar untuk membawa belanjaan yang dapat digunakan beribu-ribu kali. Toyota dan Honda dengan kendaraan hybrid nya.
III.Fakta Tentang Perubahan Iklim Sebagai Ancaman
“Perusakan lingkungan dan polusi oleh manusia mungkin kurang dirasakan dampaknya saat ini. Padahal secara pelahan namun pasti, suhu Bumi menjadi naik. Es di kutub meleleh dan permukaan air laut menenggelamkan sebagian besar daratan, termasuk sebagian besar pulau di Indonesia. Lebih ngeri lagi, perubahan iklim yang tak tertahankan akan membinasakan makhluk hidup di Bumi ini.”[3]
Iklim dunia dipengaruhi oleh banyak factor, sebagian besar oleh besarnya energy yang datang dari matahari, tetapi tidak hanya itu, efek rumah kaca dan aerosol yang terdapat di atmosfer membuat energy solar yang seharusnya memancar ke permukaan bumi malah terefleksikan kembali ke luar angkasa.[4]
Pemanasan iklim global saat ini menjadi sesuatu yang patut diperhatikan. Banyak observasi mengenai peningkatan temperature udara dan air laut, pencairan salju dan es yang semakin meluas, dan kenaikan permukaan laut.
Lebih spesifik lagi, sebelas dari dua belas tahun (1995-2006) urutan diantara 12 tahun terpanas yang pernah dicatat sejak peningkatan temperature global pada tahun 1850. Melewati 100 tahun terakhir (1906-2005), temperature global telah meningkat 0.74°C. kenaikan permukaan airlaut secara global telah meningkat 17cm selama 20 abad. Hal ini disebabkan oleh pencairan salju dan es di beberapa pegunungan dan mencairnya es di daerah kutub. Kenaikan suhu diperkirakan akan mempermudah terjadinya badai tropis.[5]
Faktor Penyebab Perubahan Iklim[6]
Penyebab utama pemanasan suhu udara ini terutama akibat bercampurnya karbondioksida (CO2) dengan sulfur dioksida (SO2). Penyebab kedua adalah segala senyawa freon – gas yang dipakai dalam lemari es dan AC. Karbondioksida (CO2) bersama gas-gas lain menyebabkan efek rumah kaca.
Secara global setiap tahun 23 juta ton gas-gas tadi dilepas ke atmosfer. Jumlah ini cukup untuk menutupi seluruh Jawa Timur dengan lapisan tebal yang mematikan semua. Sebagian besar polutan berasal dari pabrik, tetapi tidak sedikit yang dilepaskan oleh pesawat terbang dan kendaraan bermotor. Inilah efek tak terduga kemajuan industrialisasi.
Dua penghasil terbesar adalah Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Cina (RRC). Keduanya memproduksi 8.234.000 ton per tahun. Sisanya sekitar 14,5 juta ton, berasal dari negara-negara lain. Sayangnya, tidak tercatat berapa besar andil Indonesia dalam polusi udara global. Meski industrialisasi di Tanah Air kita belum berarti, kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan selama berbulan-bulan pasti memberi andil tidak sedikit.
Polusi udara oleh asap produk kebakaran membentuk lapisan di udara, sehingga panas Bumi tidak mungkin terpencar ke stratosfer di malam hari.
Di atmosfer campuran sulfurdioksida, karbondioksida, dan air yang berbentuk awan bereaksi satu dengan yang lain akan menghasilkan hujan asam. Jenis hujan ini telah memusnahkan ribuan hektar hutan pinus di hemisfer (belahan Bumi) utara.
Belum lagi gas-gas industri yang bersama freon merusak lapisan ozon, pelindung Bumi kita. Lapisan ozon memantulkan sebagian panas matahari ke ruang angkasa dan menyaring sebagian sinar ultraviolet, yang dalam jumlah besar dapat menyebabkan kanker kulit, bahkan mematikan organisme hidup.
Saat ini, lapisan ozon telah menipis, malah di daerah Kutub Selatan telah berlubang. Akibatnya, kelebihan panas Matahari mencapai Bumi dan menaikkan suhu udara. Jika polusi udara tidak berubah sampai tahun 2100 dan seterusnya, suhu udara atmosfer tetap naik dengan bertambah 3,5oC.
Tabel 1
Negara Paling Mencemari Udara dengan Karbondioksida
|
Negara |
Juta Ton |
Perjanjian Reduksi |
|
AS |
5,228 |
-3% |
|
RRC |
3,006 |
|
|
Rusia |
1,547 |
-5% |
|
Jepang |
1,150 |
-4,5% |
|
Jerman |
1,150 |
-8% |
|
India |
0,884 |
|
|
Britania Raya |
0,564 |
-8% |
|
Kanada |
0,470 |
-5% |
|
Ukraina |
0,430 |
-5% |
|
Italia |
0,423 |
-8% |
|
Prancis |
0,362 |
-8% |
|
Korea Selatan |
0,353 |
|
|
Polandia |
0,336 |
-8% |
|
Meksiko |
0,327 |
|
|
Afrika Selatan |
0,320 |
|
Ancaman Perubahan Iklim Terhadap Indonesia
Indonesia adalah Negara kepulauan yang memiliki banyak laut di dalamnya. Tidak hanya kaya akan lautnya, Indonesia juga kaya akan sumberdaya alam seperti migas dan non-migas, flora dan fauna, serta kekayaan hutan. Pada tahun 1970-an permukaan Indonesia masih hijau dibalut oleh hutan hujan yang rimbun. Indonesia menjadi paru-paru dunia bersama Afrika, dan Amerika Selatan (hutan Amazon). Namun saat ini semua itu berubah.
Selain membuat kita berkeringat lebih hebat, efek rumah kaca juga menyebabkan menyusutnya gletser di pegunungan tinggi serta lapisan es di dua kutub. Akibatnya, makin banyak air mengalir ke laut. Permukaan laut pun naik dan naik terus. Kalau proses ini mencapai beberapa meter saja, bisa terjadi efek fatal pada berbagai daerah dataran rendah, terutama yang dekat laut. Florida dan Louisiana di AS akan tenggelam ditelan laut. Semua kepulauan di Pasifik Selatan juga akan hilang di bawah air.[7]
Bagaimana dengan Indonesia? Daerah pantai yang letaknya agak rendah, pasti bernasib serupa. Cukup banyak bagian pantai utara Jawa akan kena musibah ini. Pulau Seribu dan sebagian besar pulau-pulau kecil pun akan tinggal nama. Nasib serupa akan dialami oleh Jakarta, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo. Pelabuhan Tanjung Priok mungkin akan berpindah letak dekat Bogor, dan Tanjung Perak berpindah ke Mojokerto atau Nganjuk. Wilayah Sumatera akan menyusut sepertiga, karena seluruh pantai timur hilang tertelan air laut. Demikian juga Pulau Bangka, Batam, dan Singapura akan terendam dalam air laut. Nasib sama menimpa Kalimantan Selatan, sebagian Bali, dan sebagian besar Lombok. Pulau Sumbawa mungkin akan terbagi menjadi dua. Daerah suku Asmat di Irian Jaya pasti tenggelam paling cepat. Bagaimana nasib Pulau Komodo? Indonesia tidak akan terdiri dari tujuh belasan ribu, tapi hanya dua atau tiga ribu pulau.[8]
Bisakah Indonesia mempromosikan pariwisata jika sebagian besar objek wisatanya lenyap oleh air bah raksasa itu? Bayangkan pula betapa sedihnya bila banyak tanah subur musnah. Meski banyak es mencair, sehingga permukaan laut secara global akan naik begitu tinggi, namun suhu udara akan makin panas sehingga terjadi proses desertisasi, meluasnya padang gurun. Kehancuran vegetasi hutan tropis, yang kian hebat, lambat laun berakibat makin banyak daerah menjadi padang pasir di seluruh Bumi.
Para ahli biologi laut dari Brisbane, Australia, mengumumkan, jika pemanasan global tidak turun, terumbu karang di lautan akan musnah. Jika dipertahankan pada keadaan dewasa ini, di tahun 2100 semua terumbu karang akan hilang. Terumbu karang perlu 500 tahun untuk beregenerasi.[9]
WWF sudah memperingatkan Indonesia bahwa dampak pemanasan global sudah terjadi di Indonesia dan akan semakin memburuk. Indonesia saat ini menjadi Negara ke-empat terbesar dengan pengurangan hutan hujannya sebanyak 2 sampai 3%. Kombinasi dari kenaikan populasi manusia Indonesia dan berkurangnya populasi hutan hujan di Indonesia serta meningkatnya polusi dan perusakan lingkungan ditambah keadaan Indonesia yang memiliki 80.000km garis pantai dan sekitar 17.500 pulau membuat Indonesia akan menjadi Negara yang paling merasakan dampak dari pemanasan global dan perubahan iklim dunia.[10]
Berdasarkan review dari WWF yang menunjukkan bahwa peningkatan curah hujan selama musim hujan akan beresiko banjir bandang, seperti banjir di Jakarta pada Februari 2007 yang telah membunuh lebih dari 65 penduduk Jakarta, dengan kerugian ekonomi sebesar 450 juta dollar AS.[11]
Melihat fakta di atas keadaan di Indonesia memang akan semakin memburuk jika Indonesia tidak melakukan usaha apapun. Gelombang panas akan bertambah dan meningkat, banjir, dan perubahan iklim secara ekstrim, serta bencana alam akan berakibat pada peningkatan tingkat kecelakaan, penyakit, dan kematian. Malaria akan meningkat begitu juiga dengan penyakit-penyakit menular lainnya. Bahkan akan banyak wabah penyakit baru seperti Flu Burung, SARS, dll.
Pemerintah Indonesia harus perduli dengan masalah ini. Sebenarnya bukan hanya pemerintah yang harus perduli dengan masalah ini, namun juga masyarakat Indonesia yang seharusnya sadar bahwa global warming adalah ancaman untuk Indonesia dan sekaligus menjadi kepentingan nasional yang harus diperjuangkan untuk menjaga keamanan nasional bangsa Indonesia.


Recent Comments